DUMAI, DISKOMINFOTIKSAN – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan) Kota Dumai melalui Bidang Informasi dan Publik kembali mengambil langkah strategis dalam membentuk generasi yang melek jurnalistik dan memiliki kesadaran akan bahaya judi online.
Dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di tingkat SMA dan SMK se-Kota Dumai ini, para pelajar berkumpul untuk menggali ilmu dan wawasan tentang pentingnya literasi media serta etika dalam berkomunikasi di dunia digital pada hari Rabu yang bertempat di Gedung Sri Bunga Tanjung, Selasa (15/10/2024).
Acara ini menghadirkan narasumber yaitu Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfotiksan, Praktisi media dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dan Ahli Hukum dari Polres Dumai, untuk memberikan pembekalan kepada para siswa. Melalui sesi interaktif, para peserta diajak untuk memahami lebih dalam mengenai bagaimana cara menyaring informasi yang akurat, menulis berita dengan prinsip-prinsip jurnalistik yang benar, serta menghindari jebakan judi online, sebuah fenomena dimana seseorang bisa terlibat dalam masalah hukum akibat aktivitas daring yang tidak bertanggung jawab.
Selain itu, pentingnya kesadaran akan bahaya judi online juga menjadi sorotan utama. Dalam sesi ini, para siswa diberi pengetahuan tentang langkah-langkah hukum yang dapat menjerat seseorang karena postingan di media sosial, menyebarkan berita bohong (hoaks), tujuannya adalah untuk mengingatkan para generasi muda agar berhati-hati dalam bermedia sosial dan selalu menjunjung tinggi etika serta norma hukum.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Dumai untuk menciptakan generasi yang tanggap, kritis, dan bertanggung jawab dalam menghadapi dinamika dunia digital yang semakin pesat. Diharapkan, melalui sosialisasi ini, para siswa tidak hanya memahami teknis penulisan jurnalistik, tetapi juga menyadari dampak dari setiap tindakan yang mereka lakukan di dunia maya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa SMA/SMK se-Kota Dumai mampu menjadi pionir dalam penyebaran informasi yang positif dan turut serta menciptakan ekosistem digital yang sehat di lingkungan sekolah maupun masyarakat luas.