Dumai, Diskominfotiksan - Periode pengumpulan karya logo dalam rangka Lomba Desain Logo Hari Jadi Kota Dumai ke-26 tahun 2025 telah usai, per tanggal 13 Maret 2025 pukul 00.00 WIB.
Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Kota Dumai melalui Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (Kabid IKP) Muhammad Saddam mengapresiasi karya desain yang telah dikirim oleh peserta.
"Antusias para pendesain visual grafis dari seluruh Indonesia sangat luar biasa. Perlu kami sampaikan, total ada 345 peserta yang berpartisipasi dalam Lomba Desain Logo Hari Jadi Kota Dumai ke-26 tahun ini," ungkap Saddam kepada tim peliput Kominfo Dumai, Jumat (14/03/2025).
Atas nama panitia lomba dan dewan juri desain logo, Muhammad Saddam mengapresiasi dan menghaturkan terima kasih kepada seluruh peserta se Indonesia yang telah berpartisipasi.
Lebih lanjut, Kabid IKP Saddam menjelaskan semua desain logo yang telah diterima sedang melewati proses penilaian.
"Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, pertanggal 14 hingga 20 Maret seluruh karya desain akan melalui tahapan penilaian baik dari panitia penyelenggara dan para dewan juri, diantaranya Wali Kota dan Bapak Wakil Wali Kota Dumai Bapak H Paisal dan Bapak Sugiyarto," terang Saddam.
Kembali ia menjelaskan bahwa dalam lomba ini, kriteria penilaian karya desain mencakup relevansi, orisinalitas, fleksibilitas, estetika, dan memanifestasikan nuansa Dumai Kota Idaman. Selain itu, desain logo tidak boleh mengandung unsur SARA, serta selaras dengan tema 'Lanjutkan Pembangunan untuk Kota Idaman'.
"Dari semua karya yang masuk akan dipilih satu dari tiga logo terbaik dan akan mendapat hadiah sebesar Rp 7,5 juta. Keputusan panitia nantinya bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat," tuturnya.
Informasi tambahan, pengumuman pemenang akan disampaikan pada tanggal 22 Maret melalui akun sosmed (sosial media) Instagram @kominfo.dumai.
"Hasil karya logo nantinya akan menjadi milik penuh Pemerintah Kota Dumai dan berhak menggunakannya untuk kepentingan apa pun," pungkasnya.