DUMAI - Walikota Dumai dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai, H. Indra Gunawan, S.IP, M.Si memimpin Rapat Koordinasi Penentuan Jadwal Operasional Kendaraan Berat Selama Hari Raya Idul Fitri yang bertempat di Ruang Rapat Dinas Perhubungan, Rabu (20/04).
Rapat Koordinasi ini membahas mengenai menentukan jadwal operasional kendaraan berat yaitu truk yang akan beroperasi membawa muatan menuju Lubuk Gaung pada saat Hari Raya Besar Idul Fitri 1443 H nanti.
Rapat ini juga untuk mempertimbangkan dari keinginan masyarakat di daerah tersebut dari banyaknya truk yang melintas di Kelurahan Purnama menuju Lubuk Gaung yang merupakan Kawasan Industri Nasional.
Sekda Kota Dumai H. Indra Gunawan, S.IP, M.Si meminta kepada semua pihak yang hadir pada rapat tersebut dapat ikut memberikan solusi terhadap truk yang akan melintas pada Hari besar umat Islam tersebut.
"Kita yang berada disini menginginkan solusi yang terbaik agar permasalahan ini dapat segera dapat jalan keluarnya, kami dari pihak Pemerintah butuh dukungan dari Kepolisian agar tidak terjadi gejolak dilapangan nantinya, untuk hari pastinya kapan, dibutuhkan pertimbangan dan dirembukan atau didudukan bersama dengan masyarakat setempat," sebutnya.
Selain menginstruksikan Beliau juga menyampaikan bahwa nantinya dari pihak Pemerintah yaitu Dinas Perhubungan (Dishub) akan mengeluarkan Surat Edaran yang berisikan jadwalnya untuk operasional truk yang akan beroperasi.
"Kami juga memahami dan mengerti dari keinginan dari 7 perusahaan CPO yang beroperasi ini, karena ini juga akan mempengaruhi stok Minyak Goreng Nasional, maka ini butuh dirembukkan kembali dengan masyarakat setempat di RT dan Kelurahan, nanti kita berharap ini tidak menganggu Hari Raya Idul Fitri nantinya", harapnya.
Kapolsek Dumai Barat Kompol Ade Zaldi menjelaskan bahwa tahun lalu sempat terjadi permasalahan seperti ini juga yaitu banyaknya masyarakat yang menginginkan pembatasan jam operasional truk yang melintas dan tahun ini seperti itu juga.
"Ini semua masuk juga kedalam permasalahan minyak goreng dan solar, dan ini akan juga menganggu distribusi minyak goreng yang dimana pabrik pengolahannya disana, jika ada pemberlakuan jam operasional pada truk yang akan melintas, ini akan terganggu juga stok di pasaran, kami dari pihak kepolisian akan juga terus memantau dan bekerjasama dengan Dinas Perhubungan agar tidak terjadi gejolak dimasyarakat," ucapnya.
Turut hadir pada kesempatan tersebut yaitu, Kapolsek Dumai Barat, Kasatlantas, Kabareskrim, Kepala OPD, Sekretaris Dinas Perhubungan, Camat Dumai Barat dan Lurah, Perwakilan Perusahaan, serta Tokoh Masyarakat.