DUMAI - Operasi Laut Interdiksi Terpadu 2022 resmi ditutup Badan Narkotika Nasional (BNN RI) yang digelar di Dermaga Pangkalan TNI Angkatan Laut, Lanal Dumai Bangsal Aceh Di Dumai Riau, Selasa, (23/8/2022).
Wali Kota Dumai H. Paisal, SKM, MARS turut hadir dalam Upacara Penutupan Operasi Laut Interdiksi Terpadu Tahun 2022 yang dipimpin langsung oleh Kepala BNN RI, Komjen Pol Petrus Reinhard Golose.
Menurut data yang dikutip Tim Peliput @kominfo.dumai dari www.tvonenews.com, Operasi Laut Interdiksi Terpadu tahun 2022 dengan sandi Purnama telah dilaksanakan di area Selat Malaka, Selat Makassar, Laut Sulawesi, Kepulauan Seribu dan sejumlah titik perairan lainnya yang dinilai rawan penyelundupan narkotika.
Operasi gabungan ini merupakan sinergitas kerjasama antara Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) dengan Kepolisian Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan RI, serta Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan Perikanan dengan sasaran pencegahan masuknya narkoba ke Indonesia.
Kepala BNN RI, Komjen Pol Petrus Reinhard Golose mengatakan, operasi ini digelar dalam rangka memerangi peredaran narkoba yang pada umumnya selalu datang dari luar negeri.
"Dengan operasi seperti ini, diharapkan dapat membawa Indonesia bersih dari narkoba," tuturnya.
Operasi lakukan di jalur perairan sebagai jalur favorit penyeludupan narkoba. Namun menurutnya ke depan, pemetaan atas jalur-jalur penyeludupan lain juga akan terus dilakukan.
"Data yang ada, 90 persen pasokan narkoba masuk dari jalur perairan. Sehingga, ini yang lebih dahulu kita lakukan operasi," tuturnya.
Ia juga mengungkapkan, selama 14 hari pelaksanaan operasi digelar, tim berhasil menggagalkan penyelundupan 177,4 kg sabu-sabu dan 19.000 butir ektasi yang masuk ke perairan Indonesia dari luar negeri.
"Kita juga telah mengamankan 7 tersangka membawa barang dilarang pemerintah itu yang pengungkapannya dilakukan di 5 provinsi yang memiliki kawasan perairan perbatasan Indonesia - Malaysia," kata Kepala BNN RI.
Wali Kota Dumai, H. Paisal dalam kesempatan ini mengapresiasi operasi yang telah berlangsung sekaligus mengucapkan terima kasih atas upaya yang dilakukan BNN RI untuk meminimalisir peredaran gelap narkotika yang masuk ke tanah air.
Menurutnya, ini adalah wujud keseriusan pemerintah melalui BNN untuk memberantas peredaran gelap narkoba.
“Terima kasih kepada BNN RI yang terus berkomitmen untuk memerangi narkoba di Indonesia. Insyaallah kami dari Pemerintah Kota Dumai siap bersinergi bersama stakeholder terkait untuk memberantas narkotika, demi menyelamatkan generasi bangsa kita,” pungkasnya.
Turut hadir, Kapolda Riau Irjen (Pol) Muhammad Iqbal, Kakorpolairud Baharkam Polri, Irjen. Pol. Drs. Indra Miza, M.Si, Dirut KI dan ALUK Bea Cukai RI, Syarif Hidayat, unsur Forkopimda dan instansi vertikal terkait.