Jumat, 04 April 2025

DUMAI - Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Dumai kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Update Perkembangan Covid-19 di Balai Sri Bunga Tanjung, Senin (7/2).

Rapat dipimpin langsung oleh Wali Kota Dumai, H. Paisal, SKM, MARS, bersama Ketua DPRD Kota Dumai Agus Purwanto, ST, Kapolres Dumai AKBP Mohammad Kholid, S.I.K, Sekretaris Daerah Kota Dumai H. Indra Gunawan, S.IP, M.Si, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai dr. Syaiful, MKM.

Mengawali Rakor, Wali Kota Dumai selaku Ketua Satgas Covid-19 Kota Dumai mengatakan memang saat ini Dumai berada pada level satu, Dumai bisa agak leluasa untuk beraktifitas dan menaja acara.

Namun kelonggaran tersebut membuat masyarakat Dumai kembali kurang peduli terhadap protokol kesehatan. Banyak ditemui dilapangan para warga yang beraktivitas tidak mengenakan masker dan kedapatan masih  berkerumun 

"Masyarakat jangan cuek. Dunia saat ini bahkan di Indonesia tengah mengalami kenaikan kasus positif efek dari penyebaran virus corona, belum lagi varian barunya seperti Omnicron kini telah menyebar di Indonesia. Hal ini memang harus jadi perhatian kita bersama," ucap H. Paisal.

Kemudian, dilanjutkan dengan pemaparan perkembangan Covid-19 di Kota Dumai yang disampaikan oleh Kadiskes Kota Dumai dr. Syaiful yang juga selaku Juru Bicara Satgas Covid-19 Dumai.

Ia menyampaikan terkait analisa  kembali kasus Covid-19 di Kota Dumai. Sesuai prediksi, bahwa pada bulan Februari akan terjadi peningkatan kasus Covid-19 (Gelombang Ketiga).

"Hal ini disebabkan diantaranya, mobilisasi masyarakat sudah tinggi (kunjungan ke dan dari Jakarta serta Pulau Jawa khususnya), Masyarakat mulai abai atau jenuh dengan Prokes khususnya penggunaan Masker dan menghindari kerumunan," ungkap Syaiful.

Belum lagi persoalan Vaksinasi Covid-19 di kota Dumai, dr. Syaiful mengatakan masih banyak masyarakat yang belum sepakat bahwa Vaksinasi sangat penting, dalam upaya perlindunga terhadap Covid-19 (terutama untuk anak), minat vaksin booster yang masih rendah, serta masih berkembangnya isu keamanan vaksin dan isu in-efektivitas vaksin.

"Inilah beberapa kendala yang sampai saat ini masih dihadapi oleh tim di lapangan, melalui rakor ini kita berharap muncul solusi-solusi yang bisa meningkatkan percepatan vaksinasi Anak-anak dan Vaksinasi Boster," katanya.

Adapun kesepakatan hasil rapat koordinasi percepatan penanganan Covid-19 di Kota Dumai yang ditandatangani oleh seluruh hadirin yang hadir didalam Rakor, yaitu:

1.     Bahwa kami sepakat untuk melakukan langkah percepatan penanganan Covid-19 di Kota Dumai dengan melakukan langkah-langkah sesuai prosedur yang berlaku.

2.    Kepala instansi baik instansi vertikal maupun instansi di pemerintah kota dumai serta TNI maupun Polri agar menghimbau kepada seluruh pegawai dan keluarga melakukan vaksinasi primer (dosis 1 dan dosis 2) dan lanjutan/booster.

3.    Dalam upaya untuk melakukan proses pembelajaran tatap muka agar kepada peserta didik untuk segera dilakukan vaksinasi, dan bagi anak-anak yang tidak mengikuti vaksinasi tanpa alasan medis dilakukan pembelajaran secara daring/ belajar dari rumah tanpa mengabaikan hak anak untuk belajar.

4.    Kepada tenaga pendidik dan kependidikan yang akan melakukan pembelajaran tatap muka agar sudah mendapat vaksin dosis lanjutan/booster.

5.    Kepada segenap tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, organisasi sosial kemasyarakatan lainnya, alim ulama, cerdik pandai agar mendukung upaya percepatan pelaksanaan vaksinasi di Kota Dumai.

6.    Agar semua camat dan lurah serta segenap lapisan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan kasus Covid-19 varian baru (Omicron) dan kembali meningkatkan prokes ketat.

Turut hadir jajaran Forkopimda Kota Dumai atau yang mewakili, para asisten, kepala OPD terkait, para camat dan lurah di Lingkungan Pemko Dumai, kepala Puskesmas se Kota Dumai.

Info Lainnya

Wako & Wawako Dumai ikuti Gladi Bersih Persiapan Pelantikan Kepala Daerah oleh Presiden RI

Wako & Wawako ikuti Gladi Pelantikan Kepala Daerah di Jakarta Th. 2025

Berita & Info Lainnya

Link