DISKOMINFOTIKSAN DUMAI - Istri Wali Kota Dumai Hj Leni Ramaini resmi dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Dumai serta Ketua Pembina Posyandu Kota Dumai.
Hj Leni bersama 9 (sembilan) Ketua TP PKK serta Ketua Pembina Posyandu kabupaten/kota se Provinsi Riau dilantik oleh Ketua TP PKK Provinsi Riau Henny Sasmita Wahid, bertempat di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, Sabtu (1/3/2025).
Pelantikan ini saksikan langsung oleh Gubernur Riau Abdul Wahid dan Sekda Provinsi Riau, Taufik OH. Tampak hadir pula Wali Kota Dumai H Paisal bersama Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto didampingi istri, dan Kepala Daerah se Provinsi Riau.
Prosesi pelantikan didahului dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Ketua TP PKK Provinsi Riau nomor 01/PKK Provinsi Riau tahun 2025 tanggal 28 Februari 2025 tentang pemberhentian dan pengangkatan Ketua TP PKK kabupaten/kota se Riau, dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan Ketua Pembina Posyandu Provinsi Riau nomor 01/posyandu provinsi/2/2025 tanggal 28 Februari tahun 2025.
Ketua TP PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Dumai Hj Leni Ramaini, bersama seluruh Ketua TP PKK dan TP Posyandu dari sembilan kabupaten/kota lainnya yang dilantik secara bergantian melaksanakan prosesi penandatanganan berita acara pelantikan.
Kepada tim peliput Kominfo Dumai, Hj Leni mengaku bersyukur telah dilantik dan kembali menjadi Ketua TP PKK Kota Dumai sekaligus Ketua Pembina Posyandu.
Menurutnya, pelantikan ini tidak hanya sekedar acara seremonial, melainkan menjadi suatu amanah yang besar dan komitmen dalam membantu menyukseskan program-program serta menuntaskan permasalahan yang ada di Dumai Kota Idaman.
"Inshaallah, kami TP PKK Kota Dumai siap melanjutkan program-program khidmat Pemerintah Kota Dumai dan bersinergi dengan pemerintah provinsi maupun daerah lainnya se Riau. Mohon doa dan dukungannya, mudah-mudahan ke depan khidmat yang kita lakukan bersama dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat Dumai," tuturnya.
Dilansir dari laman web mediacenter.riau.go.id, Ketua TP PKK Riau Henny Sasmita Wahid menerangkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar momentum seremonial. Namun, memiliki arti sebagai tonggak baru dalam perjalanan pengabdian untuk memberdayakan keluarga dan masyarakat.
Henny juga menuturkan bahwa, PKK merupakan mitra pemerintah yang memiliki potensi luar biasa. Keberadaannya sangat strategis dalam membantu percepatan program-program pemerintah, agar tersampaikan kepada masyarakat.
Ia berharap, program-program tim penggerak PKK provinsi dapat selaras dengan TP PKK kabupaten/kota, kecamatan, hingga Kelurahan. Tentu saja sasarannya adalah rumah tangga di masyarakat dengan tujuan kesejahteraan keluarga.
"Saya berharap nanti TP PKK Provinsi Riau dan TP PKK kabupaten/kota akan sering saling bertemu dan berkoordinasi untuk mensinergikan program-program kita," ucap Henny Sasmita Wahid usai prosesi pelantikan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa, pemerintah saat ini tengah fokus dengan berbagai program prioritas, yaitu asta cita visi misi presiden dan wakil presiden. Dalam hal ini, PKK dan Posyandu memiliki peran krusial dalam mendukung keberhasilan program-program tersebut.
"Program PKK dan Posyandu perlu dilaksanakan dengan prinsip kemitraan keswadayaan dan kegotongroyongan. Saya sangat mengharapkan agar dapat dioptimalkan segala potensi yang ada, termasuk potensi kemitraan dengan OPD dan lembaga mitra kerja untuk mendukung program kerja," jelasnya.
Lalu, ia juga mendorong sinergitas antara TP PKK dan Posyandu bersama pemerintah daerah. Serta, ia meyakini, dengan dedikasi dan semangat yang kuat PKK dan pembinaan Posyandu akan semakin maju dan berdampak luas.
"Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan kekuatan kepada kita semua dalam menjalankan dharma bakti kepada masyarakat, bangsa, dan negara," pungkasnya.