DISKOMINFOTIKSAN DUMAI - Matahari di Kelurahan Tanjung Penyembal siang itu terasa lebih bersahabat. Sejak pagi, warga di Jl. Pematang Duku RT 13 sudah bersiap dengan pakaian terbaik mereka.
Ada gurat kebahagiaan yang tak bisa disembunyikan dari wajah-wajah jamaah yang berkumpul di atas lahan seluas 39 x 60 meter tersebut. Bukan tanpa alasan, hari ini, Jumat (13/2/2026), adalah puncak dari penantian panjang mereka sejak 22 Februari 2022.
Di sana, sebuah bangunan berdiri kokoh, Masjid Raudatul Farihin, yang siap menjadi saksi bisu perjalanan spiritual warga Sungai Sembilan.
Suasana semakin hangat saat iring-iringan kendaraan Wali Kota Dumai, H. Paisal, SKM., MARS, tiba di lokasi. Warga tempatan menyambut hangat ketibaan orang nomor satu di Kota Dumai tersebut.
Jabat tangan erat dan tegur sapa yang akrab mengiringi langkah H. Paisal menuju pelataran masjid, menggambarkan kedekatan tanpa sekat antara pemimpin dan masyarakatnya.
Dalam sambutannya H. Paisal tak kuasa menyembunyikan rasa bangganya atas kegigihan warga.
"Membangun masjid bukan sekadar menyusun batu bata, tapi membangun peradaban. Kami melihat ada khidmat yang luar biasa di sini sejak peletakan batu pertama tahun 2022 lalu. Pemerintah Kota Dumai hadir memberikan dukungan melalui dana hibah karena kami ingin setiap sudut kota ini, hingga ke Pematang Duku, memiliki rumah ibadah yang layak dan nyaman," tutur Wali Kota sebelum menggoreskan tanda tangan di atas batu prasasti peresmian.
Di sudut lain, Ketua RT 13 Kelurahan Tanjung Penyembal tampak berbahagia. Mewakili tokoh masyarakat, ia mengisahkan bagaimana dana hibah dari Pemko Dumai menjadi "napas baru" bagi pembangunan mereka.
"Dulu kami hanya bisa bermimpi punya masjid ini. Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Bapak Wali Kota. Harapan kami ke depan, melalui perhatian berkelanjutan dari pemerintah, fasilitas pendukung lainnya bisa segera tuntas. Kami ingin masjid ini menjadi tempat yang paling hidup untuk anak-anak kami mengaji," ungkapnya penuh harap.
Acara yang berlangsung khidmat ini turut disaksikan oleh Camat Sungai Sembilan, unsur Forkopimcam, Lurah Tanjung Penyembal, Ketua LPMK Tanjung Penyembal Abdul Kadir Jailani, SH serta deretan tokoh agama yang duduk bersila bersama masyarakat.
Kini, Masjid Raudatul Farihin bukan lagi sekadar pembangunan yang dimulai tiga tahun silam, melainkan simbol persatuan dan bukti nyata bahwa impian masyarakat pinggiran Kota Dumai mampu terwujud lewat sinergi dan ketulusan hati.
(MediaCenterDumai/RRA)