DISKOMINFOTIKSAN DUMAI - Pemerintah Kota (Pemko) Dumai menggelar Rapat Teknis Persiapan dalam rangka mengikuti perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XLIV Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 yang akan diselenggarakan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).
Rapat ini dipimpin Wali Kota Dumai dalam hal ini diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Dumai, Drs. Muhammad Yunus, bertempat di Ruang Rapat Melati Lantai 3 Kantor Wali Kota Dumai, Kamis (18/6/2026).
Rapat berlangsung secara interaktif dan dinamis. Perwakilan dari berbagai instansi serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang hadir saling memberikan masukan, saran, dan evaluasi demi memastikan seluruh rangkaian persiapan kafilah berjalan matang, sehingga Kota Dumai mampu meraih hasil yang maksimal dan memuaskan pada ajang tahun ini.
Dalam arahannya, Asisten I Setdako Dumai, Drs. Muhammad Yunus, menekankan pentingnya sinergi dan perhatian detail terhadap kebutuhan para peserta, mulai dari masa persiapan hingga pelaksanaan di arena lomba nanti.
"Perhelatan MTQ tingkat provinsi ini merupakan marwah daerah. Oleh karena itu, melalui rapat teknis ini kita menyatukan persepsi dan memperkuat koordinasi lintas OPD agar segala persiapan, baik teknis perlombaan maupun akomodasi kafilah, tidak ada hambatan. Kita ingin para qari dan qariah kita bisa tampil maksimal, sehingga Kota Dumai bisa membawa pulang prestasi yang membanggakan," ujar Muhammad Yunus.
Kesiapan sarana penunjang bagi para kafilah juga dipastikan telah matang. Kepala Bagian (Kabag) Kesra Setdako Dumai, Muhammad, S.Sos., menjelaskan bahwa seluruh kebutuhan logistik dan tempat tinggal kafilah selama berada di Kabupaten Kuantan Singingi telah diantisipasi dengan baik.
"Terkait dengan pemondokan kafilah, pemenuhan konsumsi, serta kebutuhan penunjang lainnya, inshaallah semuanya sudah kami persiapkan dan koordinasikan secara detail di lapangan. Kami berkomitmen memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik demi mendukung kenyamanan serta kelancaran para peserta selama mengikuti seluruh rangkaian MTQ," ungkap Muhammad.
Pemko Dumai mengonfirmasi kekuatan kontingen yang akan diturutkan terdiri dari 68 orang peserta lomba, didampingi oleh 11 orang pendamping (official) dan 11 orang pelatih. Sepanjang tahun 2026 ini, Pemko Dumai juga telah bergerak menuntaskan program Training Center (TC) atau pemusatan latihan untuk seluruh cabang lomba guna mengasah kemampuan para utusan kota.
Pada MTQ Tingkat Provinsi Riau di Kuansing tahun ini, kafilah Kota Dumai dijadwalkan akan mengikuti 10 Cabang Lomba, yaitu:
- Tilawah Al-Qur'an
- Qira'at Al-Qur'an
- Hifzhil Qur'an (Hafalan Al-Qur'an golongan 1, 5, 10, 20, hingga 30 Juz)
- Tafsir Al-Qur'an (Seluruh golongan)
- Fahmil Qur'an (Cerdas cermat isi kandungan Al-Qur'an)
- Syarhil Qur'an (Penyampaian pesan Al-Qur'an secara tim)
- Kaligrafi Al-Qur'an (Seni menulis indah Al-Qur'an)
- Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an (KTIQ)
- Hadits Nabi (Perlombaan hafalan Hadis 100 dan 500 dengan/tanpa sanad)
- Barzanji (Pembacaan kitab Berzanji)
Selain agenda utama mushabaqah, kontingen Kota Dumai juga dipastikan siap memeriahkan rangkaian acara pendukung.
Berdasarkan hasil undian, Kota Dumai mendapatkan nomor urut 2 untuk penandangan di Pawai Ta'aruf, Pembukaan Stand Pameran/Bazar, serta Pawai Budaya.
Kafilah besar Kota Dumai dijadwalkan akan bertolak menuju Kabupaten Kuantan Singingi pada Jumat pagi, 26 Juni 2026.
Titik kumpul (tikum) keberangkatan dan pelepasan resmi dipusatkan di Dumai Islamic Center (DIC).
Pemko Dumai memohon doa restu dari seluruh lapisan masyarakat Dumai agar perjalanan dan perjuangan para duta Al-Qur'an ini diberikan kelancaran, keselamatan, serta kesuksesan yang gemilang.
(Mediacenter Dumai/RRA)