DISKOMINFOTIKSAN DUMAI, IKN - Wali Kota Dumai H Paisal berkumpul bersama Presiden Joko Widodo dan 516 gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Selasa (13/8/2024).
"Alhamdulillah, kami bersama gubernur, bupati dan wali kota se-Indonesia telah sampai di IKN. Kehadiran kami disini selain saling bersilaturahmi, juga mendengarkan secara langsung arahan dari Pak Presiden Joko Widodo," ungkapnya.
Sekedar informasi, puluhan gubernur yang hadir di IKN menginap di Hotel Nusantara. Sedangkan Wali Kota Dumai H Paisal bersama bupati dan wali kota lainnya menginap di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Sekitar pukul 06.00 WITA, para gubernur, bupati dan wali kota berangkat ke IKN untuk menerima pengarahan dari Presiden Jokowi. Rombongan orang nomor satu di provinsi, kabupaten, dan kota itu juga melakukan kunjungan keliling IKN, termasuk ke kawasan Sumbu Kebangsaan.
Dalam arahannya, Presiden Joko Widodo memberikan penekanan khusus pada dua isu penting yang harus segera ditangani oleh para kepala daerah.
Pertama, Presiden Jokowi menekankan pentingnya mempercepat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk menggenjot daya beli masyarakat. Ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap rendahnya realisasi belanja di tingkat kabupaten/kota yang baru mencapai 31 persen, dan di tingkat provinsi sebesar 41 persen.
Jokowi mengingatkan bahwa lambannya peredaran uang di daerah akan berdampak langsung pada daya beli masyarakat, yang berpotensi melemahkan perekonomian lokal.
“Uang beredar di kabupaten Bapak, Ibu semuanya sangat rendah. Kalau peredaran uang rendah artinya daya beli juga enggak kuat. Segera keluarkan,” tegas Presiden Jokowi, seraya menekankan bahwa makin cepat realisasi APBD, makin baik dampaknya terhadap perputaran uang dan daya beli masyarakat.
Selain itu, Presiden mengapresiasi kerja keras kepala daerah dalam menjaga inflasi nasional pada level yang sangat baik. Dengan inflasi yang turun ke 2,13 persen, Presiden menilai ini sebagai pencapaian positif yang harus dipertahankan.
Isu kedua yang diangkat adalah persiapan Pilkada serentak yang akan berlangsung pada bulan November mendatang. Jokowi menekankan pentingnya pengalokasian anggaran yang tepat waktu dan memastikan koordinasi keamanan dengan Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah).
Mengingat ini adalah pengalaman pertama bagi Indonesia melaksanakan Pilkada serentak, Jokowi meminta agar setiap kepala daerah tidak ragu untuk meminta bantuan jika diperlukan.
“Koordinasikan dengan Forkopimda karena ini belum pernah kita memiliki pengalaman untuk melaksanakan Pilkada serentak,” kata Presiden.
Menutup arahannya, Presiden Jokowi mengajak para kepala daerah untuk meniru dan menerapkan hal-hal positif yang telah diterapkan di Ibu Kota Nusantara. Ia berharap inisiatif-inisiatif baik di tingkat nasional dapat menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain.
“Saya sangat berterima kasih para gubernur, bupati, dan wali kota yang telah hadir di Ibu Kota Negara Nusantara ini. Dan tadi yang sudah dilihat di embung sudah, di Sumbu Kebangsaan juga sudah, dan kalau yang baik bisa dikopi, bisa ditiru, mulai direncanakan,” tandasnya.
Para kepala daerah yang hadir di IKN termasuk Wali Kota Dumai H Paisal diharapkan dapat membawa pulang pesan ini dan segera merealisasikannya demi kesejahteraan masyarakat dan keberhasilan Pilkada mendatang.